0721250960

kpuprovlampung@qmail.id

Jalan Gajah Mada No.87 Kedamaian, Kota Bandar Lampung

KPU Provinsi Lampung Adakan KPU Goes To Campus Universitas Teknokrat Indonesia

By Admin

28 Feb 2019

369 Pembaca

KPU Provinsi Lampung adakan KPU Goes To Campus Universitas Teknokrat Indonesia, Kamis (28/2/2019). Kegiatan yang berlangsung di aula lt 4,  Kampus UTI dihadiri oleh 116 mahasiswa/i. 

"Kegiatan Campus dengan tema Pemilih Milenial Anti Golput dilaksanakan karena Pemilih milenial lebih dari 2juta di provinsi Lampung, Pemilih Milenial yang masih menempuh Pendidikan seperti Kuliah tentunya menyebabkan peluang untuk golput karena tidak bisa pulang kampung pada saat hari Pemilihan. Selain itu Pemilih Milenial yang diidentikan dengan media dalam jaringan atau media sosial yang banyak menerima informasi harus diberikan pendidikan memilih dalam menyikapi hoaks yang berkaitan dengan Pemilu Serentak Tahun 2019" Ungkap Ahmad Fauzan, mewakili Ketua KPU Provinsi Lampung.

Sementra itu Wakil Rektor 3  dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPU Goes To Campus Sangat telat dilaksanakan karena Mahasiswa bisa menjelaskan kepada masyarakat dalam kegiatan kegiatan organisasi mengenai Pemilu Serentak Tahun 2019. Mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat dapat ikut serta mensosialisasikan pemilu 2019 agar memilih dan tidak golput. Mahasiswa bisa menjadi kader atauoun orang yang bisa menyebarkan hal hal yang baik baik melalui sosial media maupun langsung kepada masyarakat seperti memilih pemimpin yang berkredibikitas. Pemimpin kedepan sangat penting demi kemajuan bangsa. Jangan Sampai memilih berdasarkan berapa banyak yang bayar akan tetapi sesuai dengan rasionalitas.

Antoniyus, Komisioner KPU Provisni Lampung dalam penyampaian materi menjelaskan bahwa Golput atau dikenal golongan putih merupakan orang atau sekelompok orang yang tidak mengikuti pemilihan umum, golput bisa terjadi karna beberapa hal misalnya golput karena beluk terdaftar sebagai pemilih dan belum mempunyai KTP Elektronik, dan Golput karena ideologi misalnya tidak suka sistemnya, tidak suka calonnya, atau golput karena tidak mau mengurus Pindah memilih bagi mahasiswa. 

Presiden BEM menyatakan bahwa kampus yang memberikan izin hanya satu hari pada saat pemilihan memungkinkan menjadi alasan utama untuk golput bagi mahasiswa atau dapat juga dikarenakan banyaknya pilihan atau yang harus dipilih jadi bingung menentukan pilihan.

Mahasiswa yang tidak dapat pulang kampung pada hari  pemungutan suara, 17 April 2019 dapat pindah memilih di Bandarlampung, segera di urus ke KPU tenpat tinggal ataubkalau tidak memunhkinkan ke KPU Bandarlampung 30 hari sebelum pemungutan suara dilaksanakan. Syaratnya cukup KTP-EL dan sudah terdaftar sebagai Pemilih dalam DPT Pemilu Serentak Tahun 2019. (TKMS/Arn)