#TemanPemilih, Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, dan Sekretaris KPU Provinsi Lampung, Arif Ma’ruf, didampingi Kabag Perencanaan, Data dan Informasi, A.Ingga Arasyi dan Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Yustian Umri Sangon, mengikuti Rapat Finalisasi Penyusunan Laporan Evaluasi Nasional Pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU RI pada tanggal 23 - 26 November 2025 secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Unit Kerja Eselon II KPU, KPU Provinsi / KIP Aceh dan KPU Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi KPU RI, M. Syahrizal Iskandar, dengan menghadirkan Tim Pakar Kaka Suminta, Heroik M. Pratama, Dr. Endang Sulastri, Nurlia Dian Paramita, Dr. Ahsanul Minan, Dr. Sidik Pramono, Dr. Ida Budhiati, Devie Yundianto dan Anggun Pastika Sandi, dalam rangka menghimpun, mengidentifikasi, menganalisis data dan melakukan penarikan kesimpulan evaluasi atas pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 serta memberikan rekomendasi dan saran perbaikan untuk penyelenggaraan pemilihan berikutnya. Dalam rapat tersebut dibahas beberapa pokok pembahasan dari aspek / dimensi Tahapan meliputi perencanaan anggaran awal, pencalonan, kampanye, pemungutan dan penghitungan suara, penetapan hasil, pelanggaran dan sengketa, Dimensi Non Tahapan meliputi Pengelolaan logistic dan teknologi, sosialisasi dan partisipasi Masyarakat, dan Hukum, Dimensi Kelembagaan meliputi Struktur dan Tata Kelola Organisasi, Perencanaan program dan anggaran, Keuangan dan Anggaran, dan Badan Adhoc, serta Dimensi Eksternalitas meliputi lingkungan politik, peran pemerintah daerah dan aparat negara, keterlibatan masayarakat sipil dan media, serta temuan strategis. Dari rangkaian pelaksanaan pembahasan yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan umum diantaranya Bahwa Pilkada telah berhasil secara admnistratif, namun kinerja substantif bergantung pada disparitas daerah. Selain itu, Pemilihan Serentak 2024 menunjukkan bahwa untuk menjamin akurasi dan integritas jangka panjang, Indonesia membutuhkan reformasi menyeluruh dalam pendanaan, desain kelembagaan, SOP dan teknologi. #KPULampung #KPUMelayani